Sharing Session, Penandatanganan MoU, dan Perjanjian Kerja Sama INSTITUT STIAMI (PUSAT) dan POSBI Bahas Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan untuk Masyarakat Suku Bajau

POSBI | JAKARTA – Komitmen memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat Same Bajau kembali diperkuat melalui Sharing Session antara Institut Ilmu Sosial dan Manajemen (STIAMI) Pusat dengan Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Orang Same Bajau Indonesia (DPP POSBI). Kegiatan yang mengusung tema “Mengenal Masyarakat Suku Bajau untuk Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan Suku Bajau di Institut (STIAMI)” ini menjadi langkah strategis dalam membuka kesempatan pendidikan tinggi bagi generasi muda Bajau dari berbagai daerah di Indonesia.

Penandatanganan MoU dan Perjanjian Kerja Sama STIAMIdan POSBI
Rektor Institut (STIAMI), Prof. Dr. Sylviana Murni, S.H., M.Si. dan Ketua Umum POSBI, Erni Bajau, S.Pd., M.Hum

Acara yang berlangsung di Aula Kampus Pusat Institut (STIAMI) tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Institut (STIAMI), sivitas akademika, serta pengurus (DPP POSBI).. Forum ini menjadi ruang dialog untuk memperkenalkan sejarah, budaya, karakteristik, serta berbagai tantangan yang masih dihadapi masyarakat Suku Bajau, khususnya dalam memperoleh akses pendidikan tinggi yang berkualitas. (⁠Institut (STIAMI)

Ketua Umum POSBI, memperkenalkan Pengurus POSBI dari berbagai wilayah dan berbagai tingkat kepengurusan, yang hadir secara online kepada Rektor dan Jajarannya

Rektor Institut (STIAMI), Prof. Dr. Sylviana Murni, S.H., M.Si., menegaskan bahwa pendidikan merupakan hak setiap warga negara tanpa terkecuali. Menurutnya, kehadiran Program Beasiswa Afirmasi bagi masyarakat Suku Bajau merupakan bentuk nyata komitmen Institut (STIAMI) dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang inklusif, berkeadilan, dan mampu menjangkau kelompok masyarakat yang selama ini memiliki keterbatasan akses.

“Kami ingin memastikan bahwa masyarakat adat dan kelompok marginal seperti Suku Bajau memiliki kesempatan yang sama untuk meraih pendidikan tinggi serta menjadi bagian dari pembangunan Indonesia,” ungkap Prof. Sylviana dalam sambutannya. (⁠Institut (STIAMI)

Ketua Umum POSBI Erni Bajau, mempresentasikan Profil Masyarakat Bajau Indonesia

Sementara itu, Ketua Umum DPP POSBI., Erni Bajau, S.Pd., M.Hum., menyampaikan apresiasi atas kepedulian Institut (STIAMI) terhadap masa depan generasi muda Bajau. Menurut, Erni Bajau kerja sama ini merupakan momentum penting dalam perjuangan panjang POSBI untuk menghadirkan akses pendidikan yang lebih luas bagi masyarakat Same Bajau di seluruh Indonesia.

“Selama ini masih banyak anak-anak Bajau yang memiliki potensi besar, tetapi terkendala oleh faktor ekonomi maupun keterbatasan akses informasi pendidikan. Program Beasiswa Afirmasi ini diharapkan menjadi jembatan lahirnya generasi Bajau yang unggul, berpendidikan, dan mampu menjadi pemimpin di daerahnya masing-masing,” ujar Erni Bajau.

Selain sesi diskusi dan pemaparan mengenai kehidupan masyarakat Bajau, kegiatan ini juga menjadi tonggak sejarah melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Institut (STIAMI) dan DPP POSBI.

Penandatanganan tersebut menjadi landasan resmi kerja sama kedua belah pihak dalam berbagai bidang, antara lain pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pelaksanaan Program Beasiswa Afirmasi Pendidikan bagi masyarakat Suku Bajau. Kerja sama ini juga diharapkan membuka peluang kolaborasi dalam penyelenggaraan seminar, pelatihan, riset, dan berbagai program pemberdayaan masyarakat pesisir di masa mendatang. (⁠Institut (STIAMI)

Selain mempresentasikan Profil Masyarakat Bajau Indonesia, Erni Bajau juga Memperkenalkan Organisasi POSBI, sebagai Organisasi Nasional masyarakat laut suku Same Bajau yang kepengurusannya tersebar di berbagai provinsi di Indonesia

Program Beasiswa Afirmasi ini menjadi salah satu wujud nyata komitmen Institut (STIAMI) dalam mendukung pemerataan akses pendidikan tinggi. Sejalan dengan visi kampus untuk menciptakan pendidikan yang inklusif dan berkualitas, program ini diharapkan mampu melahirkan putra-putri Bajau yang tidak hanya berhasil menyelesaikan pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi agen perubahan yang berkontribusi bagi pembangunan masyarakat pesisir dan kemajuan bangsa. (⁠Institut (STIAMI))

Bagi POSBI, kerja sama dengan Institut (STIAMI) adalah langkah awal dari gerakan yang lebih besar untuk memperjuangkan pendidikan masyarakat Same Bajau. Organisasi berharap semakin banyak perguruan tinggi di Indonesia yang ikut membuka ruang afirmasi pendidikan sehingga generasi muda Bajau dari Sabang hingga Merauke memiliki kesempatan yang sama untuk mengenyam pendidikan tinggi.

Foto bersama Rektor dan Jajaran Pejabat Rektorat, Dosen, dan Tenaga Kependidikan STIAMI Pusat

Melalui Sharing Session, peluncuran Program Beasiswa Afirmasi, serta penandatanganan MoU dan PKS ini, Institut (STIAMI) dan POSBI menegaskan komitmen bersama bahwa pendidikan adalah kunci utama dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia masyarakat Bajau. Diharapkan, kolaborasi ini menjadi inspirasi bagi berbagai institusi pendidikan lainnya untuk turut mengambil bagian dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif, adil, dan merata bagi seluruh anak bangsa.

Tinggalkan Balasan