POSBI BAJAU
banner posbi
POSBI Gelar Rapimnas 2025 pada 12 Desember, Bahas Penguatan Peran Ketua Sesuai Amanat AD/ART
Agenda Berita Nasional Program

POSBI Gelar Rapimnas 2025 pada 12 Desember, Bahas Penguatan Peran Ketua Sesuai Amanat AD/ART

Ketua Umum POSBI Audiensi ke Dekan FITB ITB Bahas Beasiswa untuk Calon Mahasiswa Bajau
Audiensi Berita

Ketua Umum POSBI Audiensi ke Dekan FITB ITB Bahas Beasiswa untuk Calon Mahasiswa Bajau

Calon Mahasiswa Same Bajau dari Berbagai Provinsi Tiba di Jakarta: Kuliah di STIAMI, Beasiswa Jalur POSBI
Berita Program

Calon Mahasiswa Same Bajau dari Berbagai Provinsi Tiba di Jakarta: Kuliah di STIAMI, Beasiswa Jalur POSBI

Dewan Pengawas dan Penasihat DPP POSBI, Harli Awing Masenge, Apresiasi Penerbitan Website POSBI di Semua Tingkat Kepengurusan
Berita Update DPP

Dewan Pengawas dan Penasihat DPP POSBI, Harli Awing Masenge, Apresiasi Penerbitan Website POSBI di Semua Tingkat Kepengurusan

Tidak Dapat Bantuan Tiket Pesawat CSR Bank BRI Pusat, Calon Mahasiswa Anak Nelayan Suku Same Bajau dari Berbagai Daerah Naik Kapal.
Berita Program

Tidak Dapat Bantuan Tiket Pesawat CSR Bank BRI Pusat, Calon Mahasiswa Anak Nelayan Suku Same Bajau dari Berbagai Daerah Naik Kapal.

Sekjend POSBI Sunirco: Beasiswa Jalur POSBI Kuliah di Jakarta, Kesempatan Strategis bagi Generasi Bajau
Berita Nasional

Sekjend POSBI Sunirco: Beasiswa Jalur POSBI Kuliah di Jakarta, Kesempatan Strategis bagi Generasi Bajau

Erni Bajau Jelaskan Alasan POSBI Membuka Program Beasiswa Kuliah di Jakarta Jalur POSBI
Berita

Erni Bajau Jelaskan Alasan POSBI Membuka Program Beasiswa Kuliah di Jakarta Jalur POSBI

Tujuan dan Manfaat Beasiswa Jalur POSBI
Artikel

Tujuan dan Manfaat Beasiswa Jalur POSBI

Tentang Beasiswa Jalur POSBI
Berita Program

Tentang Beasiswa Jalur POSBI

POSBI Gelar Dialog Nasional Bahas Sertifikat Tanah Rumah Masyarakat Bajau di Perairan Laut
Agenda Berita Kegiatan Nasional

POSBI Gelar Dialog Nasional Bahas Sertifikat Tanah Rumah Masyarakat Bajau di Perairan Laut

Rapat Terbuka DPD POSBI Morowali: Agendakan RAKERDA dan Konsolidasikan Kekuatan Bahari dari Daerah
Berita

Rapat Terbuka DPD POSBI Morowali: Agendakan RAKERDA dan Konsolidasikan Kekuatan Bahari dari Daerah

Nama Bajau dan POSBI Menggema di Forum PBB di Jenewa Juli 2025: Ini  Isu yang Disuarakan
Berita Internasional

Nama Bajau dan POSBI Menggema di Forum PBB di Jenewa Juli 2025: Ini  Isu yang Disuarakan

Terima SK Definitif, Simak Pernyataan Ketua DPD POSBI Morowali
Berita DPD

Terima SK Definitif, Simak Pernyataan Ketua DPD POSBI Morowali

DPD POSBI Kabupaten Morowali Tetapkan Kepengurusan Baru Lewat Musyawarah
Berita DPD

DPD POSBI Kabupaten Morowali Tetapkan Kepengurusan Baru Lewat Musyawarah

FAQ POSBI (Pertanyaan yang Sering Diajukan seputar Perkumpulan Orang Same Bajau Indonesia)
Berita Profil

FAQ POSBI (Pertanyaan yang Sering Diajukan seputar Perkumpulan Orang Same Bajau Indonesia)

Ketua Umum POSBI Erni Bajau Kunjungi Pulau Kera: Tegaskan Penolakan Relokasi Warga oleh Bupati Kupang
Berita

Ketua Umum POSBI Erni Bajau Kunjungi Pulau Kera: Tegaskan Penolakan Relokasi Warga oleh Bupati Kupang

Ketua Umum POSBI Erni Bajau Jadi Orator Aksi Demonstrasi Penolakan Relokasi Warga Pulau Kera di Depan Kantor DPRD Provinsi NTT
Aksi Peduli Berita Nasional

Ketua Umum POSBI Erni Bajau Jadi Orator Aksi Demonstrasi Penolakan Relokasi Warga Pulau Kera di Depan Kantor DPRD Provinsi NTT

Ketum POSBI Beraudiensi ke Anggota DPR RI Asal NTT Bahas Warga Pulau Kera yang akan Direlokasi Paksa
Audiensi Berita

Ketum POSBI Beraudiensi ke Anggota DPR RI Asal NTT Bahas Warga Pulau Kera yang akan Direlokasi Paksa

Kabar Gembira untuk Putra-Putri Sama-Bajau yang Ingin Melanjutkan S1 namun Terkendala Biaya
Berita Program

Kabar Gembira untuk Putra-Putri Sama-Bajau yang Ingin Melanjutkan S1 namun Terkendala Biaya

Langkah – Langkah Menyelenggarakan Agenda Rapat, Pertemuan, atau Seminar Online POSBI
Berita Peraturan

Langkah – Langkah Menyelenggarakan Agenda Rapat, Pertemuan, atau Seminar Online POSBI

Abdiah Mahayung Soroti Diskriminasi Pemukiman Pesisir Masyarakat Bajau NTT pada Kongres Sama Bajau yang Digelar Kementerian Kebudayaan di Luwuk

Luwuk: Kongres Sama - Bajau dalam Festival Lipu Selebes yang digelar oleh Kementerian Kebudayaan di Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, menjadi ajang diskusi penting bagi perwakilan suku Sama Bajau utusan dari berbagai provinsi di Indonesia, juga turut hadir perwakilan Sama Bajau beberapa negara ASEAN seperti Singapura, Thailand, Malaysia dan Filipina. Jumat, (13/12/2024) Forum diskusi yang dihadiri oleh 80-an delegasi lokal dan internasional, menyoroti berbagai persoalan yang dihadapi oleh masyarakat Suku Bajau, termasuk diskriminasi pemukiman masyarakat Bajau di Nusa Tenggara Timur (NTT). Masyarakat Bajau (Bajo), yang dikenal sebagai komunitas pesisir dengan tradisi maritim yang kuat, menghadapi berbagai tantangan dalam pembangunan dan pengelolaan wilayah mereka terutama di NTT, seperti Flores, pesisir Sulamu, Kabir dan daerah lainnya. Meski telah mendiami kawasan pesisir selama puluhan tahun dan berkontribusi melalui pembayaran pajak bumi dan bangunan (PBB), mereka belum mendapatkan legalitas atas tanah yang mereka tempati. Forum diskusi berlangsung selama tiga hari, salah satu isu yang juga dibahas adalah marginalisasi. Delegasi Bajau dari Provinsi NTT, Abdiah Mahayung, yang juga saat ini menjabat sebagai Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Orang Same Bajau Indonesia (DPW POSBI) NTT mengungkapkan bahwa komunitas mereka menghadapi kesulitan dalam mengakses tanah dan tempat tinggal yang layak karena diskriminasi struktural. Selain tidak adanya sertifikat atas aset rumah yang berdiri di atas laut, juga tidak diberikan sertifikat atas tanah yang mereka tempati sejak puluhan bahkan ratusan tahun silam menjadi isu sentral dalam kehidupan masyarakat Bajau. "Tanah yang kami tempati sejak lama tidak diberi sertifikat oleh pemerintah setempat, hal ini memicu kekhawatiran kami akan potensi penggusuran atau konflik lahan. Kami sering diabaikan dalam program pembangunan pemerintah, bahkan sering dipaksa pindah tanpa solusi pemukiman yang layak,". Ungkap Abdiah. Forum ini juga menghadirkan para peneliti, aktivis, dan pejabat pemerintah untuk memberikan perspektif mengenai solusi atas persoalan tersebut. Dalam salah satu sesi diskusi, Direktur Advokasi Komunitas Adat Nasional menegaskan pentingnya pengakuan hak atas tanah bagi masyarakat Bajo. “Jika diskriminasi ini terus berlangsung, keberlangsungan hidup dan budaya masyarakat Bajau sebagai masyarakat maritim terancam punah. Pemerintah perlu memastikan bahwa masyarakat adat suku Bajau mendapatkan hak yang sama dalam pembangunan.” Lanjut Abdiah. "Kami membayar pajak setiap tahun, tetapi tanah ini belum diakui secara hukum. Kami ingin memiliki sertifikat tanah agar ada jaminan bahwa kami tidak kehilangan tempat tinggal," tambah Sarno Musril, Ketua DPD POSBI Adonara yang juga merupakan delegasi dari NTT. Erni Bajau, Ketua Umum POSBI mengungkapkan bahwa bagi masyarakat Bajau, pengakuan hak atas tanah bukan hanya soal legalitas, tetapi juga simbol penghormatan terhadap identitas dan keberlangsungan budaya Bajau. "Kami berharap, semoga melalui dialog-dialog intensif POSBI dengan pemangku kebijakan, dapat melahirkan komitmen nyata dari pemerintah. Keinginan untuk memiliki sertifikat tanah atas rumah yang berdiri di atas laut dapat segera terwujud." Pungkasnya.

2 thoughts on “Abdiah Mahayung Soroti Diskriminasi Pemukiman Pesisir Masyarakat Bajau NTT pada Kongres Sama Bajau yang Digelar Kementerian Kebudayaan di Luwuk

Tinggalkan Balasan

Scroll to Top